Dampak Buruk Cuaca Panas bagi Penderita Diabetes

Dampak Buruk Cuaca Panas bagi Penderita Diabetes

Dampak Buruk Cuaca Panas bagi Penderita Diabetes

Akhir-akhir ini cuaca di Indonesia, terutama di Jakarta, panas sekali. Hal ini tentu membuat kita semua tidak nyaman. Dan tahukah anda bahwa terdapat beberapa Dampak Buruk Cuaca Panas bagi Penderita Diabetes?

Cuaca panas menyebabkan temperatur tubuh meningkat dan berakibat kadar gula menjadi tidak stabil. Bagi penderita diabetes kondisi ini bisa mengakibatkan hipoglikemia terutama bagi yang sedang dalam pengobatan untuk menurunkan kadar gula.

The Joslin Diabetes Centre mencatat bahwa metabolisme tubuh lebih tinggi pada cuaca panas dan lembab sehingga menyebabkan meningkatnya peluang terkena hipoglikemia. Hipoglikemia menyebabkan beberapa gejala, seperti keringat berlebih dan rasa lemas pada tubuh. Gejala-gejala ini sebaiknya tidak diabaikan karena dapat menyebabkan kejang-kejang, pingsan, serangan jantung, dan pada beberapa kasus, menyebabkan kerusakan otak permanen atau kematian.

Untuk mencegah terjadinya hipoglikemia penderita diabetes harus memeriksa kadar gula secara rutin, termasuk mengkonsumsi air mineral sebanyak mungkin untuk menghindari dehidrasi.  Penderita diabetes disarankan menghindari terik matahari secara langsung.  Dan meski olahraga sangat penting untuk menjaga kebugaran tubuh, namun bagi penderita Diabetes perlu mewaspadai terik matahari langsung. Olah raga pagi disarankan tidak lebih dari jam 09.00 atau olahraga sore setelah jam 15.00.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Article Directory Software