Olahraga untuk menjaga Stamina Penderita Diabetes

Olah Raga menjaga Stamina Penderita Diabetes

Olah Raga menjaga Stamina Penderita Diabetes

Sehat itu Mahal sudah sering digunakan untuk menggantikan pemeo sakit itu mahal.  Artinya Anda tentu lebih paham, bahwa menjaga kesehatan jauh lebih penting daripada sakit itu sendiri, dan ketika Anda berusaha melakukan banyak kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan maka otomatis akan menguras waktu, tenaga dan juga pikiran, dan semuanya adalah tidak murah.  Dari sinilah mungkin istilah “Sehat itu Mahal” muncul.  Lalu, bagaimana dengan penderita diabetes khususnya, yang notabene sudah mengalami sakit yang sulit sembuh, apakah tetap perlu menjaga kesehatan dan stamina tubuh?  Tentu jawabannya adalah harus dan wajib, karena bagaimanapun Anda sebagai pengidap diabetes masih memungkinkan mengalami komplikasi sakit lainnya, dikarenakan pola hidup atau pola makan yang kurang baik.  Hanya dengan aktivitas fisik, penderita diabetes melitus tipe 2 dapat mengurangi akumulasi lemak di organ hati dan perut serta menurunkan risiko penyakit jantung. Olahraga bertujuan untuk menjaga Stamina Penderita Diabetes.

Mengutip dari klikdokter.com, tulisan  dr. Dewi Ema Anindia dijelaskan bahwa Para dokter sejak dulu telah merekomendasikan para penderita diabetes untuk berolahraga teratur. Aktivitas fisik dapat berpengaruh pada berat badan dan juga melatih organ tubuh lainnya seperti jantung, paru-paru dan hati.  Terdapat beberapa bukti bahwa lemak yang pada organ-organ dalam seperti hati dan jantung lebih berbahaya dibandingkan yang di bawah kulit, karena dapat mengeluarkan beberapa jenis hormon yang dapat mempengaruhi produksi kalori di tubuh.

Sesuai hasil penelitian dr. Hildo J Lamb dari University of Leiden, pada laki-laki usia baya penderita diabetes untuk melakukan olahraga ringan-sedang secara intensif selama 6 bulan. Olahraga dilakukan selama 3,5 – 6 jam per minggu tanpa mengubah pola makan atau diet. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan MRI (magnetic resonance imaging).  Terlihat pada akhirnya bahwa, walau tidak terjadi perubahan pada fungsi jantung, namun terlihat penurunan signifikan dari volume lemak yang terdapat di jantung dan paru-paru serta dan area perut.

Hildo berpendapat bahwa “Hati merupakan suatu organ yang penting dalam meregulasi distribusi lemak di dalam tubuh, maka dari itu reduksi lemak di hati dan lemak visceral dengan cara latihan fisik, dapat mempunyai efek terhadap akumulasi lemak di tempat lain, seperti di pembuluh darah yang dapat memicu plak jantung”.

Dari hasil ini maka apakah Anda masih meragukan manfaat olah raga, meski bagi penderita diabetes?  Mulailah dengan aktivitas ringan, dan lakukan dengan intensif, niscaya hasil yang lebih menggembirakan dan mengangkat moral penderita diabetes akan didapat.  Olahraga sudah terbukti mampu untuk menjaga Stamina Penderita Diabetes.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Article Directory Software